Tampilkan postingan dengan label pengetahuan umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan umum. Tampilkan semua postingan

29.5.11

Nachtalb dan Fenomena "Ketindihan"

Oke, postingan horor lagi nih... pernah nggak di antara kalian ada yang waktu lagi tidur dan mimpi buruk tiba-tiba nggak bisa gerak atau bahkan nggak bisa nafas. Kalian mau teriak minta tolong aja nggak bisa, karena mulut kalian nggak mau kebuka, atau kebuka tapi nggak ada suaranya. Sampai orang yang tidur di sebelah kalian sadar kalian agak aneh terus berusaha membangunkan kalian dan akhirnya fenomena aneh itu berakhir. Secara ilmiah hal ini namanya sleep paralyze. Semacam kelumpuhan mendadak di kala tidur. Kebetulan gw nggak tau banyak soal versi ilmiahnya, jadi gw nggak tau apa penyebabnya secara ilmiah. Kita yang masih percaya takhayul atau Aberglaube menyebut fenomena ini dengan "ketindihan". Entahlah apa yang menindih kita sampai nggak bisa gerak dan nggak bisa nafas pokoknya itu semacam makhluk halus yang hiiii... Intinya gara-gara fenomena ini kalau kita nggak segera disadarkan bisa benar-benar lewat.

Nachtmahr, by Johann Heinrich Fuessli

Dalam bahasa Jerman, "mimpi buruk" disebut Alptraum atau Albtraum (berasal dari bahasa Althochdeutsch, dan bisa ditulis dengan 'p' maupun 'b'). Kemudian fenomena semacam ini disebut Nachtalb. Bangsa Jerman kuno atau yang masih percaya dengan Aberglaube rupanya percaya pula dengan fenomena ketindihan ini. Makhluk yang menindih kita ketika tidur ini disebut Mahr (maka itu dikenal pula sebutan Nachtmahr yang menjadi asal kata Nightmare dalam bahasa Inggris). Mahr berkendara dengan kuda dan menyusup pada malam hari lewat lubang kunci atau lubang kecil di dinding rumah berupa semacam benda hitam kecil yang kemudian berubah wujud menjadi sosok manusia atau hewan yang menindih orang yang sedang tidur hingga mengalami ketakutan, mimpi buruk dan kesulitan bernafas. Kadang-kadang ia suka memainkan rambut orang yang sedang tidur sehingga ketika bangun tiba-tiba orang tersebut mendapati rambutnya telah terikat-ikat dan kusut.

Apakah atau siapakah Mahr ini sesungguhnya? Ada beberapa kepercayaan pada masyarakat Germania dan Nordic kuno berkaitan dengan Mahr ini. Ada yang mengatakan, Mahr ini adalah makhluk kesepian seperti Werewolf namun sosoknya adalah wanita, dan umumnya ia akan melakukan hubungan seksual dengan pria yang ditindihnya. Semacam karakter yang erotis gitu. Dikatakan bahwa Mahr ini adalah sosok wanita yang dikutuk sehingga rohnya dapat berjalan-jalan sendiri saat tidur tanpa disadari dan kemudian menghantui orang-orang yang sedang tidur. Namun ada pula yang berpendapat bahwa Mahr adalah para penyihir yang berubah menjadi hantu atau sosok lainnya dan menyebarkan penyakit, kemalangan di beberapa wilayah Skandinavia. Ia juga dapat datang dalam sosok hewan seperti kodok, kucing, anjing, bahkan lebah. Pada abad pertengahan, Mahr dipercaya sebagai arwah orang yang sudah meninggal atau roh-roh penunggu hutan dan gunung seperti elf atau dwarf. Ada pula orang yang mengasosiasikan Mahr sebagai wujud lain dari Odin atau Frigga (Frau Holle).

Secara ilmiah, hal ini memang sudah dapat dijelaskan. Namun, kebanyakan orang percaya pada Aberglaube. Entahlah mana hal yang benar di antara keduanya.

30.4.11

Di Jerman juga ada lho...

Hari ini saya terdorong buat posting sesuatu yang agak-agak berbau mistis. Kalau di Jerman istilahnya Aberglaube. Mungkin di Indonesia kira-kira diterjemahkan sebagai takhayul, hal-hal yang tidak masuk akal. Nah, tapi bedanya takhayul-takhayul ini bukan seperti yang biasa kita temui. Mengapa? Karena mereka berasal dari Jerman! Nggak kebayang kan, orang Jerman yang pikirannya udah modern banget (bahkan banyak yang udah nggak percaya sama Tuhan atau apapun yang nggak bisa dibuktikan keberadaannya!). Tapi ada lho ini...


1. Kepercayaan pada Pohon Keramat
 Kalau kita di Indonesia punya pohon beringin yang kita anggap keramat, sarang hantu, ada penunggunya atau apalah. Di Jerman mereka juga punya pohon semacam ini (dan banyak!). Dulu ketika saya buat postingan tentang pohon Linden, saya pikir segala macam takhayul yang ada terkait dengan pohon itu hanya eksis di masa lampau. Ternyata, ketika saya baca di website ini: http://www.konsulat-frau-holle.de/pages/orte-der-frau-holle/wirkungsstaette-der-holle-frauen.php fakta mengatakan sebaliknya. Di kota-kota seputar Lembah Werra di wilayah Pegunungan Meissner, Hesse masih banyak terdapat pohon Linden yang dipercaya sebagai tempat berdiamnya Freyja, dewi cinta, kecantikan dan kesuburan bangsa Jerman kuno. Sepertinya yang sudah saya bahas, pohon ini dijadikan tempat berkumpul penduduk desa, berpesta atau (hanya di zaman dulu) melaksanakan sidang pengadilan karena dianggap memberikan kebijaksanaan.
Warga desa berkumpul di bawah pohon Linde


Linde yang dikeramatkan di Dohrenbach

dan ternyata nggak cuma Linde doang yang dibilang keramat karena masih ada pohon lain yaitu pohon Ek (Eiche, dalam bahasa Jerman). Pohon Ek diasosiasikan sebagai pohonnya dewa Donar atau Thor yang kalau dalam mitologi Teutonic (Jerman) merupakan anak laki-laki dari Wodan dan dewi bumi. Namun kekeramatan pohon Ek tidak seheboh pohon Linde yang masih banyak dipercaya sampai sekarang. Mungkin hal ini karena cerita menarik yang ada di baliknya. Pada masa abad pertengahan dalam kurun waktu pemerintahan Karl Martel di Kekaisaran Romawi Suci (sekarang Jerman), terjadi kristenisasi besar-besaran atas suku-suku asli Jerman yang masih pagan. Salah satu orang suci, yakni Santo Bonifasius menebang sebuah pohon Ek yang dipercaya sebagai tempat kediaman Donar dan disembah-sembah penduduk di wilayah Hesse. Ia berhasil membuktikan bahwa ternyata tidak ada petir yang menyambar setelah ditebangnya pohon keramat itu (fyi, Donar adalah dewa petir bangsa Jerman kuno). Santo Bonifasius pun berhasil membuat suku-suku bangsa itu meninggalkan kepercayaan politheisnya dan menjadi Katolik seperti raja mereka.

St. Bonifasius menebang pohon Ek Donar





pohon Ek

2. Kepercayaan pada mata air untuk kesuburan dan kecantikan.
Kalau pohon dikeramatkan masih mending. Tapi kalau ini?? Saya aja kaget bacanya kalau di Jerman sana masih ada kepercayaan macam begini. Saya kira hanya di Indonesia aja. Rupanya di wilayah Jerman (lagi-lagi di lembah Werra dekat gunung Meissner di Hesse) ada sebuah kolam yang juga dikeramatkan sejak zaman dulu. Kolam ini dipercaya sebagai sumber mata air yang dapat memberikan kecantikan dan kesuburan bagi para wanita. Kolam ini dijaga oleh Freyja sebagaimana pohon Linde. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, dari kolam inilah para bayi berasal. Mereka dibungkus oleh daun-daun teratai dan menunggu untuk dijemput oleh burung bangau untuk diantarkan pada orang tua masing-masing. Jika nantinya mereka mati sebelum lahir maka rohnya akan kembali lagi ke kolam ini. Konon katanya, para wanita yang ingin memiliki anak harus melakukan ritual di tempat ini dengan mandi di kolam tersebut. Nama kolam ini adalah Hollenteich yang diambil dari nama Frau Holle, tokoh dalam dongeng Grimm yang dipercaya sebagai jelmaan Freyja.
Hollenteich


Patung kayu Frau Holle di tepi kolam
3. Goa keramat
Nah, ada lagi nih. Ternyata nggak cuma di Pantai Selatan aja yang banyak goa keramat. Di Jerman juga ada! Goa ini namanya Hollestein dan terletak di wilayah yang sama dengan dua tempat di atas. Goa ini menjadi yang terbesar di wilayah tersebut dengan panjang 55 m, tinggi 12 m dan lebar 20 m hingga kita bisa berlari-lari di dalamnya. Di dekat goa tersebut juga terdapat sebuah kolam dengan kedalaman 4 m dan dipercaya dapat membuat para wanita awet muda jika mencuci muka di situ. Ketika mencuci muka mereka harus melakukannya tanpa suara sama sekali. Goa ini konon merupakan rumah dari Frau Holle. Sampai saat ini setiap wanita yang berkunjung ke sana sering membawa bunga dan mempersembahkannya pada Frau Holle. Bahkan di depan goa itu masih terdapat semacam tempat melakukan ritual sisa-sisa dari abad lampau.

pintu masuk Hollestein
di dalam Hollestein
Sisa-sisa tempat ritual dekat Hollestein



4. Pemberian sesajen
Saya nggak bohong! Di Jerman masih ada yang melakukan ini. Mereka mempersembahkan sesajen untuk Freyja tiap tanggal 1 Mei yang dipercaya sebagai awal musim semi. Memang tidak ada candi khusus untuk Freyja seperti candi-candi di Indonesia, tetapi ada semacam lokasi yang dijadikan tempat melakukan ritual dan sesembahan ini. Nah, ini fotonya...



altar sesajen

sesajen untuk tanggal 1 Mei


para wanita di sekeliling altar Freyja
Hoho... gimana? sedikit menambah pengetahuan tentang Jerman kan? ^^









21.3.11

die Tage und die Geschichte (asal usul nama-nama hari dalam bahasa Jerman)

Akhirnya setelah penelusuran beberapa saat ketemu juga nih soal asal-usul nama-nama hari dalam bahasa Jerman. Awalnya saya tertarik gara-gara baca Mitologi Norse yang memang ada hubungannya dengan nama-nama hari ini. Lalu ketika disebutkan di dalam website tentang Mitologi Norse (http://www.timelessmyth.com/) yang saya baca tentang hari-hari ini, saya jadi ingin menelusuri lebih lanjut dan akhirnya ketemu juga jawabannya :D


Nama-nama hari di Jerman adalah sebagai berikut: Sonntag, Montag, Dienstag, Mittwoch, Donnerstag, Freitag, dan Samstag. Walau begitu beberapa nama hari dalam bahasa Jerman ada yang mengalami perubahan dari nama aslinya. Pada awalnya, nama-nama hari di Jerman memperoleh namanya dari nama dewa-dewi yang dipuja bangsa-bangsa Germania. Sistem penamaan ini mungkin terinspirasi dari bangsa Romawi yang juga menamakan hari-hari menggunakan nama dewa-dewi pujaan mereka. Hal ini khususnya tampak dari nama-nama dewa-dewi yang diambil oleh bangsa Germania yang merupakan padanan dari dewa-dewi Romawi yang dijadikan nama-nama hari. Namun ada sedikit perbedaan karena dalam bahasa Latin, nama dewa-dewi mereka sama dengan nama planet sehingga dalam bahasa Latin, nama-nama hari juga dapat dikatakan berasal dari nama-nama planet termasuk matahari dan bulan. Sementara dalam bahasa Jerman, nama dewa-dewi mereka tidak sama dengan nama planet-planet.


Berikut ini adalah nama-nama hari yang asli di Jerman (sebelum mengalami perubahan) beserta artinya:


1. Sonntag = Minggu
Nama Sonntag berasal dari nama dewi matahari bangsa Germania, yaitu "Sunna". Dalam Mitologi Norse, Sunna disebut juga Sol. Dalam mitologi Jerman, Sunna atau Sol juga disebut Ostara. Matahari yang identik dengan datangnya musim semi, disambut dengan suatu festival di Eisenach yang menghadirkan sosok Frau Sunna atau jelmaan dewi matahari. Sementara itu, dari nama Ostara-lah bahasa Jerman untuk Paskah berasal. Paskah dalam bahasa Jerman disebut Ostern, karena perayaan ini identik dengan musim semi dan kebangkitan/kehidupan. Matahari merupakan salah satu simbol dari kebangkitan/kehidupan ini.


2. Montag = Senin
Nama Montag berasal dari dewa bulan Moon, atau dalam mitologi Jerman dikenal dengan nama Mani. Mani adalah saudara laki-laki dari Sol atau Sunna. 


3. Dienstag = Selasa
Dienstag berarti hari untuk berkumpul (Assembly Day). Saya belum menemukan mengapa ia disebut hari untuk berkumpul, mungkin ada suatu kebiasaan dalam sejarah yang terkait dengan hari ini. Namun, Dienstag bukanlah nama asli untuk hari Selasa. Pada awalnya nama untuk hari ini adalah Ziostag. Ziostag adalah bentukan dari Tiwazdaeg, yang berasal dari nama dewa perang dan keadilan bangsa Germania yaitu Tiwaz atau yang dalam mitologi Norse dikenal sebagai Tyr. Pada bangsa Romawi, padanan untuk dewa ini adalah Mars dan hari Selasa dalam bahasa Latin adalah Dies Martis.


4. Mittwoch = Rabu
Mittwoch berasal dari dua kata yaitu Mitte (tengah) dan Woche (minggu) yang berarti tengah minggu. Mittwoch merupakan nama pengganti yang dianggap lebih mudah oleh bangsa Jerman untuk menggantikan nama asli hari ini yaitu Wodenstag. Pergantian ini terjadi pada abad ke 10 ketika hari Minggu ditetapkan dengan pasti sebagai awal periode 7 hari (minggu). Wodenstag berasal dari nama dewa tertinggi bangsa Germania yaitu Wodan atau yang dalam mitologi Norse dikenal dengan nama Odin. 


5. Donnerstag = Kamis
Donnerstag berasal dari nama dewa petir bangsa Germania yaitu Donar, atau dalam mitologi dikenal dengan nama Thor. Donar dikisahkan memiliki sebuah palu raksasa yang jika dipukulkan dapat menimbulkan kilat dan petir yang menggelegar. Donar dipadankan dengan dewa Jupiter dalam kepercayaan Romawi, sekalipun ia tidak sama dengan Jupiter yang merupakan dewa tertinggi bangsa Romawi. Donar bukanlah dewa tertinggi bangsa Germania.


6. Freitag = Jumat
Dalam bahasa Jerman kuno (Althochdeutsch) disebut Frigedag, berasal dari nama dewi Frigga, istri dari dewa Wodan. Tetapi ada pula yang beranggapan bahwa nama Freitag berasal dari nama dewi cinta, kecantikan dan kesuburan bangsa Germania dan Skandinavia yaitu Freyja. Seringkali dalam mitologi Jerman, Frigga dan Freyja dianggap sebagai sosok yang sama. Dalam legenda Jerman, keduanya disimbolkan dalam sosok Frau Holle atau Holda, roh yang dianggap memberkahi manusia dengan kesuburan dan kecantikan. Padanan dewi ini dalam kepercayaan Romawi adalah Venus.


7. Samstag = Sabtu
Samstag berasal dari kata bahasa Jerman kuno (Althochdeutsch) yaitu Sambaz tac. Dikatakan bahwa nama ini berasal dari bahasa Perancis, Samedi yang berarti hari Sabat. Hari Sabat dalam kebudayaan Yahudi merupakan hari terakhir dalam satu minggu di mana orang tidak boleh mengerjakan apa-apa selain berdoa kepada Tuhan. Namun ada pula yang mengatakan nama Sambaz tac berasal dari bahasa Latin, Dies Saturni, yaitu hari Saturnus.


Demikianlah sedikit info tentang asal-usul nama hari dalam bahasa Jerman. Maaf jika ada kekurangan dalam pembahasannya ^^ Maklum, pengetahuan linguistik penulis masih terbatas nih heheehehee...:)

18.3.11

Linden: Pohon Sejuta Cerita

Judulnya lebay... sebenarnya nggak seheboh itu sih tapi di artikel kali ini saya mau bahas tentang pohon Linden. Kenapa saya tertarik membahasnya? Lagi-lagi bukan karena hobi berkebun atau suka dunia botani, saya hanya tertarik dengan cerita-cerita di balik pohon ini, sama seperti cornflower di awal blog ini.


Linden atau diterjemahkan dengan nama Tilia dalam bahasa Indonesia adalah sebuah pohon yang berasal dari wilayah Eropa tengah dan timur. Nama latinnya adalah Tilia platyphyllos. Pohon Linden merupakan salah satu jenis pohon yang sering tumbuh di hutan musim dan hutan homogen di wilayah pegunungan bagian tengah (tidak terlalu tinggi). Tinggi pohon ini dapat mencapai 40 meter dan diameter batangnya sekitar 1,8 meter. Warna daunnya hijau tua dan berbentuk hati. Lebar daun sekitar 6-15 cm. Pohon Linden berbunga pada bulan Juni dan bunganya berwarna putih kehijauan. Pohon ini dapat tumbuh sampai berumur ratusan tahun.

Unter der Linden di Berlin

Pohon Linden merupakan salah satu pohon yang multifungsi. Pada umumnya ia ditanam sebagai pembatas jalan atau penghias taman seperti yang terdapat pada salah satu jalan utama di Berlin yang bernama Unter der Linden. Bunganya menghasilkan banyak madu yang manis untuk makanan lebah. Kayunya juga sangat berguna untuk kayu bakar dan merupakan salah satu pohon yang baik untuk ditebang karena ia dapat tumbuh dengan cepat. Pucuk-pucuk mudanya yang lembut juga seringkali dimasak sebagai salad. Konon katanya pohon ini juga dapat menyembuhkan penyakit epilepsi dan bunganya sering diseduh dalam teh untuk minuman relaksasi. Pada abad pertengahan, kayu pohon Linden digunakan untuk seni ukir dan pembuatan patung.

Dalam bidang budaya, pohon Linden dijadikan sebagai penanda pusat kota atau desa. Tradisi ini berawal dari zaman dahulu kala dan sekarang pohon-pohon yang berusia ratusan tahun ini dapat ditemukan di beberapa pusat kota-kota tua di Jerman. Di bawah pohon inilah para warga kota dan desa berkumpul dan mengadakan pesta. Mereka menari di bawah pohon ini sehingga ada sebuah jenis pohon Linden di Jerman yang dikenal dengan nama Tanzlinden (Tanz = Tarian). Seringkali setelah berakhirnya suatu perang atau wabah penyakit, penduduk kota atau desa menanam pohon Linden yang dianggap sebagai simbol perdamaian. Salah satunya adalah ketika Perjanjian Westphalia yang mengakhiri perang 30 tahun di Jerman ditandatangani. Selain dua hal di atas, pohon Linden digunakan untuk tempat pertemuan para penduduk dan tempat melangsungkan upacara pernikahan.

daun Linden berbentuk hati

Dalam mitologi Teutonic atau Norse, pohon Linden dianggap (atau didedikasikan) sebagai dewi Freyja (atau Frau Holle), dewi cinta, kecantikan dan kesuburan. Mungkin karena daunnya yang berbentuk hati? Atau karena kecenderungan bahwa pada abad pertengahan, pohon ini sering digunakan para pasangan untuk duduk di bawahnya sembari memadu kasih. Karena dedikasi ini pula (mungkin) masyarakat menganggap pohon ini berjenis kelamin perempuan. Maka dalam bahasa Jerman disebut die Linden. Sementara itu pohon oak yang sering ditemukan tumbuh dekat pohon Linden didedikasikan untuk Thor, dewa petir.
Pohon Linden yang sangat besar dan tua

Mitos ini lain lagi dalam mitologi Yunani. Dikisahkan bahwa Zeus dan Hermes yang menyamar untuk turun ke dunia manusia dan melihat apa yang dilakukan manusia mencari tempat tinggal. Tidak ada seorang pun yang bersedia menerima mereka kecuali pasangan suami istri Philemon dan Baucis. Pasangan ini kemudian diberi hadiah sesuai permintaan mereka. Karena mereka meminta untuk tidak melihat pasangannya mati lebih dulu maka ketika keduanya mati, Philemon dijadikan pohon oak dan Baucis sebagai pohon Linden. Karena itu sampai sekarang kedua pohon ini sering ditemukan tumbuh berdekatan. Karena cerita ini juga, pohon Linden menjadi simbol cinta, kebaikan hati, persahabatan dan keramahan.

Dalam mitologi Celtic ada kisah lain lagi. Pohon Linden dianggap dapat memberikan kebijaksanaan dan keadilan maka suatu pengadilan terbuka di masa abad pertengahan seringkali dilakukan di bawah pohon ini. Kepercayaan ini juga terdapat di Jerman maka pada abad pertengahan pun pengadilan desa di Jerman dilakukan di bawah pohon Linden.

Pohon Linden di musim dingin

Pohon Linden sangat populer dalam seni sastra khususnya kesusastraan Jerman. Pohon Linden banyak disebut dalam puisi maupun prosa. Minnelied (syair/lirik cinta yang populer di Jerman pada abad pertengahan) karangan penyair ternama Walther von der Vogelweide berjudul Under der Linden. Syair ini mengisahkan tentang seorang gadis desa yang menceritakan pengalamannya bercinta dengan seorang ksatria di bawah pohon Linden.

Under der linden an der heide
Da unser zweier bette was
Da mugt ir vinden schone beide
Gebrochen bluomen unde gras
Vor dem walder in einem tal
Tandaradei!
Schone sanc diu nahtegall

Kemudian Bettina Brentano, saudara perempuan dari Clemens Brentano pun menulis pada saudara laki-lakinya sebagai berikut:

Die Linden blühen, Clemente, und der Abendwind schüttelt sich in ihren Zweigen. Wer bin ich, daß ihr mir all euren Duft zuweht, ihr Linden? Ach, sagen die Linden, Du gehst so einsam zwischen unseren Stämmen herum und umfaßt unsre Stämme, als wenn wir Menschen wären, da sprechen wir dich an mit unserm Duft.
Sebuah puisi karangan Wilhelm Mueller yang juga dibuat musikalisasi oleh Franz Schubert yang berjudul Am Brunnen vor der Tore juga menyebutkan pohon ini.
Am Brunnen vor dem Tore, da steht ein Lindenbaum: ich träumt in seinem Schatten so manchen süßen Traum; ich schnitt in seine Rinde so manches liebe Wort; es zog in Freud und Leide zu ihm mich immer fort.“
Bahkan sastrawan nomor satu Jerman, Johann Wolfgang von Goethe pun menuliskan dalam salah satu briefromannya, Die Leiden des Jungen Werthers bahwa sang tokoh utama cerita, Werther sangat menyukai pohon Linden dan meminta ketika meninggal dikuburkan di bawah pohon ini.

Menarik bukan??


10.2.11

Some Facts about Germany. Do you know about these?

Di sini gw mau share beberapa fakta tentang Jerman. Kira-kira kenapa yah Jerman pantas disebut negara yang hebat? Hmm.. ayo kita lihat...
Taukah kalian bahwa....?

  • Bahasa Jerman adalah lingua franca untuk negara2 Eropa tengah dan timur. Di negara-negara seperti Polandia, Ceko, Slovakia, Hungaria, dll lebih banyak orang2 (bahkan yg seusia kita) menguasai bahasa Jerman terlebih dahulu daripada Inggris? Bahkan di Polandia, bahasa asing pertama yg dipelajari ketika SD adalah Jerman. Karena fakta ini, jika kalian menguasai bahasa Jerman maka lebih mudah untuk berkomunikasi di Eropa Tengah dan Timur.
  • Bahasa Jerman adalah bahasa kedua di Eropa dengan total native speaker terbanyak setelah bahasa Rusia tetapi menjadi bahasa pertama yang digunakan secara luas di Uni Eropa. Bahasa Jerman adalah bahasa asing ketiga yang paling banyak diajarkan sebagai bahasa asing setelah Mandarin dan Spanyol.
  • Bahasa Jerman adalah bahasa ketiga yang paling banyak digunakan di internet setelah Inggris dan Jepang (statistik ini tahun 2000, gak tau kalau sekarang peringkat berapa)

  • Musisi klasik didominasi oleh bangsa Jerman, beberapa di antaranya sangat terkenal dan karya-karyanya menjadi materi wajib pelajaran musik di mana pun, seperti: Johann Sebastian Bach, Ludwig van Beethoven, Franz Schubert, Georg Friedrich Haendel, dll. --->
  • Filsuf2 terbesar di dunia banyak yg berasal dari Jerman, seperti: Immanuel Kant, Friedrich Nietzsche, Karl Marx, Heidegger, Schopenhauer, dan Hegel
  • Penemuan-penemuan besar di dunia banyak yang berasal dari bangsa Jerman, contohnya: penelitian tentang penisilin, penemuan klarinet, pocket watch, kalkulator, bohlam, sebagian dari televisi, parafin, bensin, mesin mobil, motor, mesin jet, walkman, layar LCD, dll
  • Sejak tahun 2003, Jerman adalah pengekspor terbesar di dunia dengan total 10,1% dari total seluruh ekspor dunia.
  • Jerman menjadi negara peringkat kedua dalam ekspor kendaraan bermotor
  • Perusahaan kimia terbesar kedua di dunia terdapat di Jerman dengan total pekerja mencapai 87.000
  • 7 dari 10 buku di dunia diterbitkan dan ditulis dalam bahasa Jerman
  • Jerman berturut2 menjadi peringkat pertama sebagai turis yang tidak segan-segan mengeluarkan banyak uang untuk berwisata. Orang-orang Jerman terkenal senang berwisata.
  • Jerman adalah negara kedua dengan perolehan medali olimpiade terbanyak dengan total 1548 medali
  • Jerman memiliki sedikitnya 700 taman nasional, kebun raya, suaka margasatwa, taman burung, hutan lindung dan konservasi serta 141 kebun binatang yang terdaftar. Kebun Binatang Berlin adalah kebun binatang terbesar dan terlengkap di dunia. Jumlah spesies yg ada mencapai 1.500 dengan total populasi 14.000.
  • Di tahun 2005 saja, Jerman menjadi produsen dari 35% tenaga angin di dunia dengan 20.000 kincir angin yang dimilikinya dengan ukuran tertinggi 200 m.
  • Sebuah survey dari BBC menyatakan bahwa Jerman adalah peringkat ketiga negara yang paling banyak melakukan daur ulang dengan 48% bahan buangan yg berhasil di daur ulang. Kedua negara yang menduduki peringkat 1 dan 2 adalah Swiss dan Austria (berbahasa Jerman juga ^^)
  • Jerman adalah salah satu negara langka yg dalam dunia politiknya terdapat partai dengan fokus gerakan penghijauan dan cinta lingkungan, yaitu die Gruenen (didirikan tahun 1979-1980).
  • Pada tahun 2005 tercatat bahwa terdapat 5.752 museum di Jerman, jumlah tersebut sama dengan jumlah seluruh museum di UK dan Italia jika digabungkan.
  • Setidaknya 42 penerima hadiah Nobel adalah lulusan Georg-August University of Goettingen
  • Observatorium matahari tertua yang dibangun 7000 tahun lalu terdapat di Sachsen-Anhalt, Jerman
  • Bank tertua di dunia di mana masyarakat sudah dapat menyimpan uangnya didirikan di Oldenburg (Niedersachsen), Jerman tahun 1786.

  • Bandara internasional Frankfurt adalah bandara dengan tujuan penerbangan terbanyak di seluruh dunia dan Lufthansa adalah maskapai penerbangan internasional terbesar di dunia :)
  • Deutsche Luftschiffahrts-Aktiengesellschaft adalah maskapai penerbangan pertama di dunia yang didirikan tahun 1909 di Jerman.
  • Stasiun kereta terbesar di Eropa terdapat di Berlin, dibangun tahun 2006
  • Menurut World Competitiveness Yearbook, Jerman adalah negara yang menduduki peringkat pertama dalam perlindungan hak paten dan hak cipta (wahh... pasti di sana jarang deh barang2 plagiat yg bertebaran di Indonesia :D)
  • Jerman adalah salah satu negara yang memulai 2 perang besar di dunia, Perang Dunia I (1914-1918) dan Perang Dunia II (1939-1945), lalu menjadi negara yang kalah perang, dan sekarang bangkit lagi menjadi salah satu negara paling maju di dunia dengan kekuatan ekonomi melebihi negara2 yg mengalahkannya dulu ---> harusnya Indonesia bisa belajar dari sini :)
  • Der Autobahn (semacam jalan tol) di Jerman adalah sistem jalan untuk kendaraan bermotor tertua di dunia yang menjadi satu-satunya di Eropa yang tidak punya batas kecepatan maksimum o_O
Bagaimana?? Apakah ada sedikit pencerahan setelah membaca? Don't be hesitate to join me in German Literature :)

Source of these facts:
http://www.eupedia.com/germany/trivia.shtml
and... a flyer from Goethe Institut :)