Tampilkan postingan dengan label pkj. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pkj. Tampilkan semua postingan

23.5.11

PKJ: Frauen in Romantik und Die Schlesische Weber

FRAUEN IM ROMANTIK
- pada masa ini pengarang2 wanita yg berintelektualitas tinggi, kritis terhadap politik dan minat pd sastra mulai bermunculan.
- Sebelumnya mereka menerbitkan karya di bawah nama suaminya atau secara anonim
- Wanita mulai mendapat kebebasan utk mengikuti keinginan hatinya, memilih jodoh sendiri, cth: Effi Briest.
- Pengarang2 wanita yg terpenting adalah:
1. Dorothea Schlegel
- Istri dari Friedrich Schlegel dan putri dari filsuf Moses Mendelssohn
- Tinggal bersama suaminya di Jena dan Paris
- Karyanya: Florentin (1801)
2. Karoline Schlegel-Schelling
- Istri dari August Wilhelm Schlegel dan Wilhelm von Schelling
- Bersama suaminya menerjemahkan banyak karya Shakespeare
- Membentuk sebuah perkumpulan (Zirkel) di Jena yg beranggotakan seniman2 dan filsuf.
3. Rahel Varnhagen von Ense
- Pelopor kultur salon di Berlin, mendirikan sebuah Zirkel di Berlin
- Seorang penulis, namun karya2nya sulit diterima karena ia seorang Yahudi
- Sumbangan terbesarnya: kultur salon di Berlin, kumpulan surat2 dengan teman2nya yg didokumentasikan dan berisi diskusi serta pemikiran2nya yg memiliki orisinalitas dan kritis.
4. Bettina von Arnim
- Pengarang wanita yg terpenting di era Romantik
- Saudara dari Clemens Brentano dan istri Achim von Arnim
- Berkarya setelah suaminya meninggal
- Memiliki keberanian mengkritik: siapa yg lebih jahat, pencuri yg mencuri krn lapar? Atau negara yg membuat kondisi pencuri spt itu?
- 1844 menerbitkan Armenbuch -à jadi korban sensor
- Menulis karya yg berupa seolah2 percakapannya dengan Goethe yg berisi ide2nya ttg kondisi sosial politik di Jerman yaitu: Goethes Brieffessel mit einem Kind dan Dies Buch Gehoert dem Koenig.
- 1840 menerbitkan biografi teman pengarangnya, Karoline von Gunderode yg meninggal bunuh diri krn Unglueckliche Liebe pd usia 26 thn. Karya Gunderode yg terkenal adalah Gedichte unt Phantasie.
- Romantik menyebar dari Jena dan Berlin ke negara2 lain dan memunculkan pengarang2 juga spt di Inggris (Lord Byron), Prancis (Victor Hugo) dan Rusia (Aleksander Puschkin)
- Romantik berakhir pada revolusi 1848 di Jerman.

DIE SCHLESISCHE WEBER
- Merupakan puisi karya Heinrich Heine yg ditulis pada tahun 1844 dan terinspirasi oleh kejadian pemberontakan buruh tenun di Silesia yg menewaskan 11 org pd tanggal 5 juni 1844
- Dalam puisi tersebut Heine menyalahkan (mengutuk) 3 pihak
1. Tuhan: dianggap gagal sebagai sumber harapan dan tidak menjawab doa
2. Raja: dianggap gagal melindungi dan menyejahterakan warganya
3. Tanah air: yang ada hanya kemalangan dan kemalasan
- Karya Heine ini menginspirasi seorang sastrawan lain yaitu Gerhard Hauptmann yg menulis drama “die Weber” dan dilarang dipentaskan di berbagai tempat. Drama ini terasa lebih nyata krn ada personifikasi pihak2 yg terkait:
1. Hilse (tentara) à saleh pd Tuhan tp tdk peduli sesama
2. Dreissiger (pemilik pabrik) à pelit
3. die Weber
- Karya Hauptmann dianggap mendekati peristiwa aslinya karena kakeknya diduga juga merupakan salah satu buruh tenun yang pada saat itu ikut protes dan memberontak.
Analisis tentang Die Schlesischen Weber:
Sekitar tahun 1844, Revolusi Industri di Jerman masih sangat baru dan belum semaju Inggris. Sementara di Inggris sudah banyak mesin-mesin yg digunakan untuk membuat kain/pakaian, di Jerman industri ini masih bersifat rumahan. Para penenun membeli bahan mentah dari penjual dan mengerjakan tenunannya secara manual (hanya pakai kursi tenun). Hasil yg mereka dapatkan dari hal ini sangat kecil dan sedikit. Apalagi pada masa itu sedang terjadi kesulitan pangan dan kelaparan di Silesia karena gagal panen. Harga bahan mentah yg dijual sangat tinggi membuat keluarga-keluarga penenun kelaparan dan mulai memakan korban.
Pada tanggal 3 Juni 1844 ada sekitar 3000 penenun yang melancarkan protes pada Zwanziger, seorang pemilik pabrik untuk menghargai hasil kerja mereka dgn sedikit lebih mahal. Namun Zwanziger menolak sehingga para penenun menyerang rumahnya dan menghancurkan pabriknya. Peristiwa ini berusaha diatasi oleh negara dengan mendatangkan tentara Prussia ke sana. Pada tgl 5 Juni 1944 terjadi bentrokan antara tentara dan para penenun yg menewaskan 11 orang. Banyak penenun yg ditangkap dan dijebloskan ke penjara.
Tiga pihak yg diberikan kutukan dalam puisi Heine yaitu Tuhan, Raja dan Tanah air merupakan simbol dari 3 pihak yg dijadikan tujuan sumpah tentara Prussia. Jerman tua (Altdeutschland) maksudnya menggambarkan era ketika Jerman belum jadi Konfederasi tetapi masih berupa kerajaan-kerajaan yg absolutismus karena keadaan pada thn 1844 nyaris tidak ada bedanya dgn penderitaan pada masa Absolutismus.

PKJ: Allgemeine Romantik part 2

FILOSOFI ERA ROMANTIK
- Idealismus : pengaruh pemikiran Schiller dan  Humanisme Klasik à pendidikan moral itu penting
- 2 tokoh filsuf:
                a. Schelling: manusia kreatif dan punya makna krn dpt mencipta
                b. Fichte: manusia harus mampu memahami dunia
- Kedua tokoh tsb dipengaruhi o/ Immanuel Kant (Kritik der Reinen Vernunft) à mementingkan individu.
- Perubahan persepsi ttg individu. Dulu: individu hanya dipandang sbg individu. Sekarang: individu dpt digunakan utk mempelajari dunia.
- Alam dijadikan inspirasi penulisan puisi dan dimistisasi à pengaruh pandangan J.J.Rousseau
- Pemikiran manusia semakin jauh dr akal.

HEGEL DAN DIALEKTIKA
- Hegel adalah seorang filsuf era Romantik yg terkenal dgn teori dialektikanya dan mempengaruhi Marx dan Engel.
- Filsafat dialektika: salah satu cara berpikir yg terdiri dari tesis, antitesis dan sintesis yg saling bergantung dan berhubungan. Teori ini diumpamakan o/ Herr dan Knecht (tuan dan budak).
Thesis: Ada Herr punya Knecht
Antithesis: Knecht berusaha dan bekerja agar ia menjadi Herr.
Sintesis: Knecht jadi Herr, punya Knecht lain (balik lagi ke kondisi awal).
à jadi selalu ada upaya dari Knecht untuk memperbaiki dirinya dan menjadi Herr juga.
- Pemikiran ini digunakan utk menggambarkan sejarah yg dianggap sebagai sebuah garis waktu yg linier. Sejarah (dan kesalahan di masa lalu) digunakan sbg alat untuk memperbaiki diri di masa depan.

CIRI SASTRA ERA ROMANTIK
- Bertema fantasi à Kunstmaerchen = dongeng yg dikarang
- Mengidolakan Mittelalter à Schauerroman = cerita2 mistis
- Latar belakang malam
- gaya bahasa metafora dan personifikasi
- wanita mulai banyak berperan
- menggambarkan 4 Sehnsucht
- Pengarang2: Ludwig Tieck, Novalis, ETA Hoffmann, Wardenrocke, Schlegel, Clemens Brentano, Achim von Arnim, Gebrueder Grimm, dll.
- Pengarang banyak yg dari golongan Burgertum (pagi kerja, malam menulis)
- Karya2 puisi banyak dimusikalisasi o/ Franz Schubert.

LUKISAN PEMANDANGAN DI ERA ROMANTIK
- Ciri: menggambarkan pemandangan yg luas dan tak terbatas, manusia digambarkan kecil/hadap belakang/tak terlihat, menggambarkan bahwa manusia tidak ada apa2nya dibanding alam, mengutarakan kesepian dan memiliki pesan filosofis.
- Pelukis terkenal: Philipp Otto Runge, Caspar David Friedrich
- ada pula lukisan2 religius pengaruh mittelalter
- Kelemahan: kurang menggambarkan situasi politik, terbalik dgn kenyataan.

SENI ARSITEKTUR ROMANTIK
- Historismus à dipopulerkan o/ kelompok di Nazarener. Gaya ini sejak zaman Mittelalter, melukis tokoh2 sejarah dan religius.
- Pada bangunan ditemukan gaya Yunani/Antike
- Mengusung semangat nasionalisme
- Kota2 penguasa dibuat megah dan indah
- Proyek terbesar: Kolner Dom à dianggap Heine spt Bastille

PKJ: Allgemeine Romantik part 1

ALLGEMEINE ROMANTIK

PENGANTAR

- Keadaan politik kacau ---> Revolusi Prancis mencapai puncak pada masa Napoleon. Napoleon melakukan ekspansi, mengangkat diri sbg kaisar (kembali ke absolutismus?), politik tdk stabil.
- Seni dan sastra jadi media ekspresi diri kaum Burgertum
- Perbedaan filosofi dan pemikiran dgn Aufklaerung. Aufklaerung mengutamakan rasio dan akal budi. Romantik menitikberatkan pada perasaan, hal2 yg tidak nyata.
- Individualisme dan keterasingan manusia akibat industrialisasi (semua diganti mesin, manusia jarang berkomunikasi ketika bekerja, rumah dan tempat kerja terpisah) mengakibatkan manusia ingin kembali pada hal2 yg sifatnya fantasi, tdk masuk akal, mistis, harmoni dan mengutamakan perasaan.

KEKUASAAN NAPOLEON DI JERMAN
- Jerman masih berbentuk Kekaisaran Romawi Suci
- Napoleon mengekspansi Jerman, dan pada tahun 1801 dibuat kesepakatan: daerah sebelah kiri S.Rhein dikuasai Prancis, daerah sebelah kanan S.Rhein utk raja2 Jerman.
- Napoleon melakukan kebijakan2 spt: Landreform (penghapusan feodalisme dan kebijakan petani-tuan tanah), reformasi pendidikan (tokoh: Wilhelm von Humbolt), modernisasi tentara.
- Akibat ekspansi Napoleon ini nasionalisme Jerman bangkit ---> lewat nostalgia masa lalu. Tokoh2 nasionalisme Jerman:
1. Friedrich Schlegel: seorang sastrawan Jenaerromantik (Vorromantik), menyatakan: pada era baru ini Jerman harus mencapai kejayaan spt Yunani (menjadi pusat kebudayaan Eropa).
2. J.G. Fichte: seorang filsuf yg pertama kali menyebut “Deutsche Nation”
3. Ernst Moritz Arndt

NAPOLEON DAN ORANG-ORANG SEZAMANNYA
- Napoleon sangat berpengaruh dan dikagumi banyak orang. Beberapa di antaranya adalah Hegel dan Beethoven.
- Beethoven adalah seorang pemusik keturunan Belanda yg berkarya di Jerman. Pd usia 4 tahun ia belajar piano dan pada usia 20 thn pindah ke Wina untuk berkarier musiknya. Terkenal dgn Kammermusik (musik yg dimainkan dalam sebuah ruangan kecil khusus di istana ketika seniman masih bekerja pd bangsawan). Ia menciptakan karya2 simfonie yg mementingkan perasaan. Beberapa karyanya:
a. Symphonie Eroica à tadinya Symphonie 3 dan dipersembahkan utk Napoleon yg dianggap sebagai seorang pejuang demokrasi dan hak2 asasi manusia. Diharapkan dpt membawa Eropa menuju perubahan zaman dan meninggalkan Absolutismus. Namun pengangkatan diri Napoleon sbg kaisar membuat Beethoven kecewa dan mengubah isi dari Symphonie 3 dan memberinya judul Eroica (Heroik/ kepahlawanan, krn ia mengharapkan sosok pahlawan yg dpt membawa perubahan di Eropa).
b. Ode an die Freude à musikalisasi puisi Schiller, dan mencerminkan industrialisasi, semangat dan kebersamaan yg melatarbelakangi zaman tsb.
c. Für Elise
- Goethe mempengaruhi zaman ini lewat karyanya “Faust II” yg mengajak manusia mempercayai bahwa mereka memiliki kekuatan tak terbatas dan berpikir lebih rasional. -à manusia punya kekuatan utk mewujudkan keinginannya.
- Seniman dan sastrawan menjadi tokoh2 yg dikagumi hingga biografi mereka pun jadi genre karya sastra yg disukai
- Muncul sastrawan Inggris terkenal : George Byron -à pengikutnya disebut Byronismus (menyukai karya dan hidupnya).

KEDUDUKAN SENIMAN PADA ERA ROMANTIK
- punya kebebasan berkarya, tdk lagi terikat dgn istana
- muncul institusi2 seni dan sastra spt perpustakaan, akademi, museum,dll -à menyebarkan karya2 seni pd masyarakat.
- Ada jarak antara seniman dan publik, seniman tdk tahu selera/ yg diinginkan publik, berbeda dgn ketika di istana. Dampak: penghasilan tdk tentu à digambarkan dlm lukisan Carl Spitzweg “der Arme Poet”.
- Seniman menganut gaya hidup Bohemian: tdk berorientasi pd kemapanan, hidup utk bersenang2, jalan2 utk cari inspirasi. à jd stereotipe seniman skrg.
- Pengarang2 wanita mulai muncul

PKJ: Deutschland, Ein Wintermaerchen dan Revolusi Industri

LATAR BELAKANG ZAMAN

-Revolusi Industri (perubahan secara cepat di bidang industri), dimulai di Inggris sekitar abad 19. Dikatakan bahwa pemicu awal munculnya Revolusi Industri adalah penemuan mesin uap dari James Watt.
-Yang terjadi pd masa Revolusi Industri:
1.       Penggantian tenaga manusia dgn mesin
2.       Pengangguran (krn tenaga manusia diganti mesin)
3.       Kapitalisme : sebuah sistem ekonomi yg memberikan kebebasan (hak) bagi siapapun yg memiliki modal utk membuka usaha. Merupakan sistem ekonomi yg berat karena ternyata tidak hanya sekedar modal saja yg diperlukan melainkan juga keterampilan, skill, dll. yg menimbulkan persaingan ketat di masyarakat.
---> Kapitalisme menghilangkan Feodalisme (akibat kebijakan Landreform/restrukturisasi bagi para petani yg dibuat Napoleon ---> diterapkan juga di negara2 yg diekspansinya). Kebijakan Landreform membuat petani: digaji dgn uang, tdk terikat tuan tanah tp bebas kerja di mana saja, punya hak. Walau demikian kaum petani ini ttp sengsara karena gaji mereka sgt kecil.
4.       Urbanisasi : dibangunnya jaringan rel kereta api di Eropa (trmasuk Jerman) telah memudahkan akses manusia untuk berpindah tempat. Banyak petani2 miskin di desa tertarik pindah ke kota untuk mendapatkan pekerjaan yg lebih baik. Kenyataannya jumlah lapangan kerja tdk sebanyak pencari kerja sehingga pengangguran terjadi di mana2.

DEUTSCHLAND, EIN WINTERMÄRCHEN

- Sebuah tulisan karya Heinrich Heine yg ditulis pada tahun 1844
- Dianggap Heine sebagai “dongeng musim dingin”. Dongeng, cirinya: fantasi, tdk masuk akal, ada pesan moral. Musim dingin diasosiasikan dgn: kesulitan, penderitaan, kegelapan, masa suram.
- Menceritakan perjalanan khayalan Heine dari Prancis ke Jerman dalam rangka mengunjungi ibunya, di sana ia bertemu dan melewati kota2 yg satu persatu menggambarkan hal-hal yg dikritiknya.
- Bentuk: puisi/lirik dlm 27 Kaput
- Isi         : kritik satire atas penyebab keadaan Jerman di masa itu à pemerintahan absolutismus.
- Yang dikritik Heine:
1) Jerman yg dianggap belum berbuat apa2, tdk inovatif sbg bangsa. Heine membandingkan dgn Prancis (revolusi pemerintahan) dan Inggris (revolusi industri) sementara Jerman masih memegang dan melestarikan nilai2 lama yg bertentangan dgn semangat revolusi Eropa. Kritik ini digambarkan lewat pembangunan Kolner Dom yg tdk selesai2. Kolner Dom = gereja katedral yg sangat besar di Koln à simbol institusi yg telah mengakar, konvensional, sejak zaman mittelalter dan tidak menunjukkan progresi.
2) Monarki absolut di Jerman
3) Jerman yg hanya bisa berpikir namun tanpa tindakan (dibuktikan dgn banyak filsuf)
4) Kebebasan berkarya yg sgt terbatas di Jerman
5) Ketidaksejahteraan buruh akibat Revolusi Industri à digambarkan dgn pekerja2 di wilayah Westfallen.
Kesemua permasalahan di atas dianggap Heine tdk ditanggapi secara serius o/ pemerintah à tdk ada solusi dr partai/pemerintah yg membuat UU kesejahteraan buruh.
- Heine adalah seorang sastrawan dari keluarga kaya Yahudi dan banyak menulis kritik atas pemerintah dan negara sehingga karya2nya banyak yg dilarang terbit dan disensor.
- Karya Heine memicu: pergerakan buruh, perjuangan akan hak2 buruh, dibuatnya UU perlindungan buruh.

4.4.11

PKJ : Klassik und Revolution (1785-1832)

LATAR BELAKANG ZAMAN KLASIK DARI BERBAGAI BIDANG:

1. Bidang Politik

  • Terjadi Revolusi Prancis (1789) akibat ketidakpuasan rakyat atas pemerintahan Absolutismus para raja. Mereka mengusung semangat Liberte, Egalite, Fraternite.
  • Muncul benih-benih demokrasi dengan dilanjutkannya perjuangan menghapuskan kekuasaan mutlak pemimpin negara dengan Trias Politika Montesquieu yang membagi kekuasaan menjadi 3: eksekutif, legislatif dan yudikatif.
  • Banyak negara-negara jajahan mulai merdeka karena semangat penentuan nasib sendiri. Contoh: Amerika yg merdeka dari Inggris.
2. Bidang Ekonomi dan Sosial

  • Penggerak roda perekonomian bukan lagi pada golongan penguasa, tetapi pada golongan Burgertum
  • Terjadi Revolusi Industri (diawali penemuan mesin uap oleh James Watt) yang dimulai di Inggris dengan menitikberatkan pada industri garmen (wool).
  • Revolusi Industri yang sedikit terlambat di Jerman menyebabkan mereka tidak lagi mengulang kesalahan yang dilakukan negara lain (seperti Inggris yg sampai memiliki kawasan kumuh). Pusat industri di Jerman terletak di tepi anak2 sungai Rhein spt Wupper (kota Nordlingen dan Edelstahl) dengan industri beratnya dan penambangan bijih besi dan batu bara.
  • Mulai berdiri industri-industri besar (bukan lagi ukuran rumah seperti Baecker) yang menggunakan tenaga mesin dan mekanik-mekanik.
  • Paham individualisme yang berkembang di Eropa menginspirasi seorang ahli ekonomi (Adam Smith) yang menyatakan konsep Laissez-faire ---> setiap manusia berhak membuka usaha asalkan memiliki modal berupa uang dan bahan baku.
  • Modal dan perusahaan dikuasai orang awam dan rakyat (bukan pemerintah) ---> muncul Kapitalisme.
  • Kontak antara masyarakat semakin sedikit akibat mekanisasi. Tidak banyak kegiatan dilakukan dengan kontak langsung antaranggota masyarakat. Masing-masing cenderung bekerja sendiri2.
3. Bidang Seni

  • Tema-tema sastra bergeser ke kehidupan dan masyarakat menengah, bukan lagi lingkungan istana.
  • Di Jerman, sastra mengalami masa puncaknya.
  • Arsitektur memiliki ciri: simetris, kokoh, tidak mewah/sederhana, berat dan bermassa. Contoh: Brandenburger Tor.
  • Musik tidak lagi dikuasai kaum bangsawan. Para musisi tidak disewa/dibayar istana tetapi mencari uang sendiri dengan menjual partitur/komposisi dan bermain di gedung2 pertunjukan kota. Penggemar musik bersifat anonim, bukan istana/gereja.
  • Opera (Seria = tragedi (dari Jerman) dan Buffa = komedi (dari Italia) dan orkes simfonie yang dipopulerkan Mozart mulai berkembang pesat di Jerman.
4. Bidang Pemikiran dan Filsafat

  • Muncul reaksi/tanggapan dari ide-ide zaman Aufklaerung yang menitikberatkan pada penggunaan rasio. Di zaman klasik ini manusia berusaha mengimbangi rasio dengan menggunakan perasaan. Dalam penggunaan dan penerapan keduanya harus harmonis.
  • Muncul wacana untuk kembali ke alam (Zuruck zur Natur) yang diusung oleh J.J. Rousseau. Alam dianggap dapat habis, sangat besar dan tanpa alam manusia tidak akan ada.
  • Kembali pada tema-tema dan inspirasi zaman Antike (Romawi dan Yunani kuno)
  • Usaha untuk menjadi maestro (genie) pada tiap-tiap orang. Setiap orang dianggap dapat menjadi Genie asalkan mau dan berusaha.
5. Bidang Ilmu Pengetahuan

  •  Oleh seorang tokoh Jerman (sepertinya sih Hegel -.-") ilmu pengetahuan dibagi menjadi 2 jenis: Naturwissenschaft yang mempelajari benda-benda yang nyata, dapat dilihat dan disentuh, dapat dijelaskan dan dianalisis (erklaeren); dan Geisteswissenschaft yang mempelajari benda-benda abstrak seperti ide, filsafat, bahasa, teologi, dengan cara dimengerti (verstehen).
TOKOH-TOKOH  ZAMAN KLASSIK

1. Johann Wolfgang von Goethe dan Friedrich Schiller (sastra) ---> lihat postingan pekasus yang sebelumnya

  • dalam perjalanannya ke Italia, Goethe menyatakan bahwa: "Janganlah kita terpengaruh dan jatuh apabila komentar bahwa masa lalu itu sesuatu yang fana/sirna mengenai kita, justru kita harus bangga ketika mengetahui masa lalu yang besar dan jaya serta terinspirasi untuk membuat karya yang bermakna sehingga generasi selanjutnya bersemangat untuk melakukan tindakan-tindakan mulia dan sekalipun karya-karya tsb sudah menjadi puing, mereka tidak mencela kita."
  • Pada intinya Goethe ingin mengatakan akan pentingnya mengambil pelajaran dan inspirasi dari kejayaan masa lalu serta membuat suatu karya yang lebih bermakna lagi sehingga generasi yang lampau tidak kecewa dan generasi selanjutnya semakin terinspirasi untuk menghasilkan karya.
(tambahan)

2. Wolfgang Amadeus Mozart

  • Musisi paling produktif dengan 600 lagu/karya.
  • Dijuluki Wunderkind karena kepiawaiannya bermain piano dan membuat komposisi di usia 4 tahun.
  • Karya-karyanya: Die Zauberfloete, Eine Kleine Nachtmusik, Figaros Hochzeit
3. Ludwig van Beethoven

  • Karya-karyanya penuh emosi
  • Pada akhir kariernya menderita tuli
  • Contoh karya: 3. Simfonie -->; Eroica (tadinya ditujukan untuk Napoleon, namun karena sifat diktatornya maka judulnya diganti), 9. Sinfonie -->; Ode an die Freude (karya Schiller)

PKJ : Aufklaerung (1720-1785)

DEFINISI
- Aufklaerung = Age of Enlightenment = Era Pencerahan
- Yang dicerahkan dalam Aufklaerung: pemikiran manusia
- Definisi Aufklaerung menurut Immanuel Kant dalam artikelnya yang berjudul Beantwortung der Frage; Was ist Aufklaerung?:
     "Aufklaerung ist der Ausgang des Menschen aus seiner selbstverschuldeten Unmuendigkeit. Unmuendigkeit ist das Unvermoegen, sich seines Verstandes ohne Leitung eines anderen zu bedienen. Selbstverschuldet ist diese Unmuendigkeit, wenn die Ursache derselben nicht am Mangel des Verstandes sondern der Entschliessung und des Mutes liegt, sich seines ohne Leitung eines anderen zu bedienen. Sapere aude! Habe Mut, dich deines eigenen Verstandes zu bedienen, ist also der Wahlspruch der Aufklaerung."

yang artinya: Pencerahan adalah jalan keluar bagi manusia dari ketidakdewasaan karena kesalahan sendiri. Ketidakdewasaan adalah ketidakmampuan seseorang untuk menggunakan rasio tanpa bimbingan orang lain. Kesalahan sendiri ini disebabkan bukan karena kekurangan dalam rasio/akal budi melainkan kekurangan dalam semangat dan keberanian untuk menggunakannya tanpa bimbingan orang lain. Beranilah menggunakan rasiomu! Demikianlah motto dari era pencerahan.

- Dalam definisi Aufklaerung dari Kant terkandung nilai tanggung jawab setiap manusia dalam penentuan nasib dan masa depannya masing-masing, kesadaran penuh dalam memilih dan bertindak serta tahu akan resiko yang dihadapi.

- Ciri khas zaman Aufklaerung di antaranya:

  • Penggunaan rasio/akal budi untuk mengusahakan kebebasan dan kemajuan manusia
  • Memudarnya kekuasaan mutlak gereja dan raja (absolutismus)
  • Penentuan masa depan sendiri bagi setiap manusia (emansipasi)
  • Tanggung jawab akan diri sendiri sehingga tidak berhak menyalahkan orang lain
  • Individualisme --> setiap manusia istimewa
  • Kebangkitan kaum Burgertum
- POLITIK, SOSIAL, dan EKONOMI pada era Aufklaerung:

  • Masih menerapkan Absolutismus
  • Absolutismus memiliki hal positif: berlakunya satu hukum, satu aturan dagang dan sistem mata uang (berbeda dengan feodalismus yang di setiap benteng/kerajaan kecil punya aturan sendiri2) ---> dagang jadi mudah ---> kemajuan pesat perdagangan.
  • Berkembangnya masyarakat golongan menengah (Burgertum). Masyarakat ini adalah penduduk kota yang sudah ada sejak lama (Mittelalter) dan tidak berada di bawah kekuasaan raja mana pun. Banyak pula dari mereka adalah kaum petani yang dahulu terikat pada tuan tanah kemudian melarikan diri dan mencari kebebasan di kota. Kaum Burgertum terorganisasi dalam gilda-gilda, yang maju adalah gilda tukang bangunan (Freimaurer) dan pedagang (akibat dari poin no.2).
  • Stadtluft macht frei = udara kota membebaskan --> pepatah yang terkenal di masa itu.
  • Penduduk kota pada awalnya tidak memiliki kebudayaan karena dahulu pusat perkembangan kebudayaan berada di istana. Maka mereka yang telah memiliki banyak uang (dari perdagangan yg sukses) membangun kebudayaan yang maju. Mereka membuat kota-kota yang indah dengan segala kelengkapannya.
  • Terjadi perubahan struktur golongan/tingkatan kasta dalam masyarakat dengan urutan: Jetzer (raja, bangsawan yang berpindah-pindah istana), Mittelsicht (Burgertum, penduduk kota yang memiliki penghasilan sendiri dan menjadi pendorong perubahan zaman. Dibagi lagi sesuai jumlah pendapatannya), dan Lapisan bawah (penduduk yang masih bergantung pada pemerintah dan belum memiliki penghasilan).
  • Munculnya semangat memperjuangkan Liberte (kebebasan), Egalite (persamaan hak semua manusia/golongan) dan Fraternite (kemanusiaan dan persaudaraan antarmanusia, khususnya negara2 Eropa dalam menghadapi musuh dari luar). Semangat ini kemudian dijadikan semboyan Revolusi Prancis (1789) yang menjadi puncak usaha masyarakat Eropa menggulingkan kekuasaan mutlak raja dan paham Absolutismus. 
ILMU PENGETAHUAN dan AGAMA

  • Golongan Burgertum yang ingin membebaskan dirinya kemudian berusaha untuk tampil menjadi agen-agen perubahan zaman menggantikan golongan bangsawan dari era feodalismus dan absolutismus. Mereka mengandalkan dorongan dari diri sendiri dan menggunakan akal budinya serta berpegang pada individu (perbaikan nasib/penentuan masa depan tidak lagi tergantung pada orang lain atau institusi, bukan lagi paham Gott gewollt). 
  • Golongan burgertum menghasilkan pemikiran-pemikiran baru dan pembaharuan yang diawali di bidang filsafat, kemudian ilmu pengetahuan dan diikuti sastra serta seni.
  • Pemikiran-pemikiran baru ini menggantikan ide-ide lama (feodalismus, absolutismus). Di masa ini manusia menyukai sesuatu yang praktis dan bermanfaat.
  • Manusia menggunakan rasionya untuk mengembangkan peralatan dan cara-cara (teknik) yang dapat mempermudah pekerjaannya. Mereka juga mengembangkan ilmu (logos) untuk melawan hukum alam, spt: pesawat yang melawan gravitasi.
  • Perkembangan ini memunculkan cabang ilmu baru yang disebut dengan Teknologi (ilmu yang mempelajari cara-cara). Berkembangnya teknologi kemudian mendorong terjadinya revolusi industri dan industrialisasi.
  • Ditemukannya dan ditelitinya ilmu pengetahuan seperti kedokteran, dunia medis dan biologi memungkinkan manusia mengatur kehidupannya. Kehidupan bergeser dari di tangan Tuhan menjadi diatur oleh manusia. Manusia mulai mempertanyakan tentang Tuhan dan tidak ingin lagi terikat pada dogma gereja yang cenderung dianggap tidak masuk akal. Manusia menganggap agama jadi urusan pribadi dan muncul sekulerisme.
TOKOH-TOKOH FILSAFAT dan ILMU PENGETAHUAN:
1. Rene Descartes

  • Filsuf Perancis dari kaum Burgertum (Bourgeouis)
  • Pernyataan penting: corgito ergo sum (ich denke also bin ich = saya berpikir, maka saya ada).
  • Berpikir --> menggunakan akal budi dan punya rasa ingin tahu, ada ---> eksis, mengolah pemikiran secara kritis.
  • Semakin banyak manusia meragukan sesuatu maka semakin nyata bahwa ia ada (La Doubte Methodique). Semakin banyak meragukan sesuatu dan membuat pertanyaan maka ia akan semakin menemukan jawaban yang terbaik.
  • Pemikiran ini adalah pemicu dari pemikiran dan ide-ide tentang pemakaian rasio di era Aufklaerung.
2. Gottfried Wilhelm Leibniz (1646-1716)

  • Filsuf dan ahli matematika kelahiran Leipzig
  • Pernyataan: 1. dunia yang diciptakan Tuhan ini merupakan dunia/kemungkinan yang terbaik dari segala dunia/kemungkinan yang ada. 2. Manusia harus mengembangkan dan memiliki keinginan yang berasal dari akal budinya.
  • Mempelajari metafisika
  • Menemukan kalkulus dan integral, hipotesis physica nova, sistem hexagram, bilangan biner (0 dan 1) dan mengembangkan prototipe mesin hitung (cikal bakal komputer).
  • Menyatakan Monadologi (alam semesta / makhluk hidup terdiri dari monad-monad ciptaan Tuhan ---> spt atom pada benda).
  • Menyatakan tentang pembagian 2 dunia: ide (yang tak tampak, abstrak) dan materi (yang tampak, nyata).
  • Mendirikan institusi pendidikan di Prusia dan mendorong penelitian tentang kesehatan.
3. Immanuel Kant (1724-1804)

  • Lahir di Koenigsberg dan dibesarkan dalam suasana pietist (ajaran Lutheran yang mengutamakan kesederhanaan, suasana haru, dan turut menderita serta peduli pada kaum papa).
  • Belajar filsafat dan teologi
  • Menempatkan manusia sebagai subyek
  • Menulis Kritik der Reinen Vernunft (1781) ---> tentang pemahaman alam dan moral dengan akal budi, pembagian pengetahuan menjadi a priori dan a posteriori, menjelaskan bahwa hukum alam merupakan sistem yang digunakan manusia untuk menjelaskan tentang alam, manusia memiliki pengetahuan moral dari hukum moral (hati nurani manusia).
  • Menulis Kritik der praktischen Vernunft (1788) ---> eksis tidaknya Tuhan keduanya tidak dapat dibuktikan. Namun Tuhan tetap dibutuhkan oleh manusia.
  • Menulis Kritik der Urteilskraft (1790) ---> dalam mengambil keputusan hendaknya manusia menggunakan hukum moral dan pertimbangan humanis.
  • Menulis Grundlegung der Metaphysik der Sitten (1785) ---> 1. Hipotesis Imperatif 2. Imperatif Kategoris. Manusia sejak lahir memiliki beberapa kategori, cth: ruang dan waktu
SASTRA dan SENI:
  •  Buku sangat sulit didapat karena mahal dan jarang. Golongan menengah masih sulit mendapatkannya dan tidak banyak perpustakaan.
  • Usaha: mengadakan pembacaan buku bersama-sama dan membahasnya di sebuah ruangan tempat berkumpul yang disebut salon. Muncul kultur salon di mana masyarakat banyak bertanya jawab satu sama lain dan belajar. Membangun banyak perpustakaan di kota. Menerbitkan tabloid dan majalah
  • Perkembangan seni dimulai dengan pembangunan teater nasional dan gedung-gedung pertunjukan yang memisahkan penonton dan pemain sehingga penonton dapat melihat ilusi panggung.
  • Wanita mulai memiliki peran di bidang sastra dan seni.
TOKOH-TOKOH SASTRA dan SENI:
1. Sophie von La Roche ---> pengarang wanita pertama, pelopor kultur salon.
2. Johann Christoph Gottsched ---> mendirikan teater pertama, menulis drama dengan tujuan didaktik, menerbitkan surat kabar pertama di Jerman.
3. Gotthold Ephraim Lessing ---> mengembangkan nationaltheater, menulis drama Jerman pertama: Minna von Barnhelm, menulis karya terkenal tentang toleransi beragama dan Ringparabel: Nathan der Weise