Tampilkan postingan dengan label deutsch. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label deutsch. Tampilkan semua postingan

28.9.13

Unvollendetes Minnelied

Die Feder fällt, die Stille hällt
Das Zimmer'st kalt, die Schrift wird alt
Er stoppt sein Finger, schreibt nicht mehr
Der Minnesänger, sein Kopf ist leer
Seine Inspiration ist am Morgen
nach ihrer Traum geflogen

by LV~Eisblume
29.09.13
für meine eigene Geschichte








14.4.13

Am Starnbergersee

Dort war der Schwan geflogen,
seine Träume sind verloren
Die Dunkelheit ist geblieben
Sie hat ihm den Macht gezeigt

Was könnten die Träume machen?
Endlich gingen alle Schöne
Bei ihm gab's kein mehr Lachen
nur ein schwarzes Leben

Gegen Abend war am See ruhig
Seine Schritte und Wassersstimme
Tief, tief ins Wasser ging er
Weit, weit zu ihrem Traum
und endlich ihrer Freiheit


by LV~Eisblume
13.04.13
an meinen Traumkonig...

22.8.12

Penenun Silesia

(versi terjemahan dari puisi "die Schlesische Weber" karya Heinrich Heine)


Dalam mata yang suram tiada air mata
Mereka duduk pada mesin tenun dan menggeram
Jerman, kami tenun kain kafanmu
Kami tenun ke dalamnya kutukan tiga sisi -
Kami menenun, kami menenun!


Satu kutuk bagi Tuhan, yang padanya kami berdoa
Dalam musim dingin dan kelaparan
Yang ampunnya kami harap dan rindukan
Telah dia ganggu, usik, dan permainkan kami -
Kami menenun, kami menenun!


Satu kutuk bagi Raja, sang penguasa negeri
Yang tak mampu atasi derita kami
Memeras kami hingga keping terakhir
Menembaki kami seolah anjing-anjing -
Kami menenun, kami menenun!


Satu kutuk bagi tanah air palsu
Tempat di mana hina dan aib bertumbuh subur
Tempat di mana bunga-bunga dipetik terlalu awal
Tempat kemalasan dan kebusukan menyuburkan cacing-cacing -
Kami menenun, kami menenun!


Sekoci terbang, mesin tenun berbunyi keras
Sibuk menenun kami siang malam -
Jerman tua, kami tenun kain kafanmu -
Kami tenun ke dalamnya kutukan tiga sisi -
Kami menenun, kami menenun!


PS: karya ini adalah salah satu tulisan Heine yang terinspirasi dari latar belakang masa itu yakni Vormaerz. Sebelum revolusi di Jerman tahun 1848, tepatnya pada tahun 1844 terjadi suatu peristiwa di Silesia. Buruh penenun yang keadaannya semakin terdesak oleh kemajuan industrialisasi dan penggunaan mesin-mesin pengganti tenaga mereka memprotes pemilik pabrik hingga terjadi bentrokan dengan tentara yang menewaskan 11 orang. Terjemahan ini belum versi final, karena tadinya saya mau mengerjakan bersama teman saya, Mutiara, namun karena keterbatasan waktu dan belum sempatnya kami lanjutkan sehingga saya iseng-iseng melakukannya sendiri. Tapi terjemahan ini belum hasil akhir karena baru versi saya hehehe...:)

8.6.12

Dienstag und Mittwoch (koreksi untuk artikel nama-nama hari dalam bahasa Jerman)

Halo semuanya, sebelumnya saya sudah pernah posting di blog ini tentang asal-usul nama-nama hari dalam bahasa Jerman. Sila lihat lewat link ini: http://mysecretcornflowerfield.blogspot.com/2011/03/die-tage-und-die-geschichte-asal-usul.html

Kalau dibaca ulang, di posting itu saya meninggalkan beberapa pertanyaan khususnya pada keterangan untuk hari Selasa (Dienstag) dan Rabu (Mittwoch). Postingan ini akan menjawab pertanyaan itu. Seorang teman asal Jerman yang juga berkuliah di jurusan Germanistik dan sudah master tentang mitologi Jerman/Norse adalah sumber informasi yang saya dapatkan :) Danke fuer ihn ^^ hahaa...

Dienstag
Pada artikel sebelumnya saya menuliskan bahwa kata Dienstag berasal dari bahasa Jerman artinya Assembly Day atau hari untuk berkumpul. Rupanya keterangan tersebut kurang tepat, karena sesungguhnya nama Dienstag masih berakar dari nama dewa Tyr. Tyr dalam bahasa Jerman dikenal dengan nama Tiwaz. Menurut keyakinan bangsa Jerman kuno, Tiwaz adalah Beschutzer des Ding ( = dewa pemilik dan pelindung benda-benda di bumi). Ding yang artinya benda berubah bentuk menjadi Dien, yang akhirnya membentuk kata "Dienstag".

Mittwoch
Nama asli dari Mittwoch adalah Wodenstag yang berasal dari nama dewa tertinggi bangsa Germania yaitu Wodan/Odin. Sampai sekarang semua negara berbahasa Germanik menggunakan nama hari yang berakar dari nama sang dewa untuk hari Rabu. Namun di Jerman terjadi perubahan pada abad ke-10. Hal ini dikarenakan misionaris dari gereja-gereja mulai menyebarkan ajaran Kristiani. Para raja juga sudah mulai memeluk agama baru ini dan untuk menghindari semakin berakarnya paganisme di masyarakat Jerman kuno maka Wodenstag diganti dengan Mittwoch yang artinya hari yang terletak di tengah-tengah minggu (in der Mitte der Woche).

Demikian revisi untuk artikel sebelumnya. Semoga bermanfaat :))

30.12.11

Heidenknabe (Pemuda Padang Rumput)

Mawar kecil melihat dirinya
Sang pemuda padang rumput
Dingin dan indah bagai malam
Berlari menuju arahnya
Dilemparnya senyum bahagia
Oh, pemuda yang tampan
Pemuda padang rumput

Mawar kecil berucap:
Kuingin menusukmu dengan duriku,
Wahai pemuda padang rumput
Sang pemuda menjawab:
Takkan kubiarkan dirimu
Tanpa kupetik dahulu
Oh, pemuda yang tampan
Pemuda padang rumput

Dan mawar kecil menusuk jarinya
Sang pemuda padang rumput
Pemuda memetik dirinya
dan membawanya pulang
"T'lah kau buat diriku ingat
akan elok rupa mahkotamu
Maka kan kujadikan kau
Kekasih seumur hidupku"


by LV~Eisblume
30.12.11
inspired by Goethe's Heidenroeslein. For my love story...


3.12.11

Tentang Bahasa Jerman

Gara-gara bahasan kelas Modernisasi Jerman minggu lalu, gue jadi punya pertanyaan:


  • Kalau bahasa Jerman baru ada ketika Grimm bersaudara mengeluarkan kamus pertamanya (sekitar abad 18-19, era Romantik) maka mengapa bahasa2 sebelumnya disebut sebagai "Althochdeutsch", "Mittelhochdeutsch" dan "Neuhochdeutsch" (Deutsch = bahasa Jerman)? (-.-)a
  • Kata ibu dosen, bahasa Jerman dulu bukan bahasa resmi untuk tulisan tetapi bahasa pasar atau percakapan. Jadi untuk menulis sastra dipakai bahasa Latin dan buku2 pengetahuan dalam bahasa Perancis. Tetapi mengapa sastrawan2 abad pertengahan seperti Walther von der Vogelweide dan Gottfried von Strassburg, bahkan naskah2 kuno seperti Nibelungenslied dan Hildebrandslied memakai bahasa Mittelhochdeutsch yang tertulis? (-.-)a
hayo hayo...?? Ini bisa jadi bahasan skripsi nggak yah? hihihii...:P

23.10.11

An die Zeit

Du, Zeit, warum laufst du so schnell,
Dass ich nicht dir verfolgen kann?
Obwohl meine Zukunft ist hell,
vertraue ich nicht ihr mein Leben an

Ich bleib’ in der Vergangenheit,
Sie ist meine Lieblingszeit
Es gibt nur Liebe und Lachen
Hab’ keine Angst vor das Leben


by LV~Eisblume
23.10.11

15.5.11

Serenada

Lembut memohon lagu-laguku
Lewati malam menuju dirimu
Dalam kesunyian hutan nan lebat
Cinta, kemarilah

Berbisik mendesau pucuk-pucuk pohon
Dalam sinar rembulan
Pengkhianat mencuri dengar
Takut, Sayang, jangan

Dengarkah engkau burung gereja
Oh, mereka memohon padamu
Dengan ratapan manis
Mereka memohon untukku

Mereka mengerti kerinduan batin,
mengenal sakitnya cinta
Menyentuh dengan suara peraknya
Tiap hati yang lemah

Biarlah dada menggerakkanmu juga
Cinta, dengarlah aku
Gemetar aku merindu menghadapmu
Mari, bahagiakanlah aku

12.05.11
~ translated by LV~Eisblume 

Puisi ini merupakan hasil iseng terjemahan gw (iseng loh ya jadi kalo ada kesalahan translate maafkan gw yg bhs Jermannya masih Sprache 2 ini..) dari karya Ludwig Rellstab yang judulnya Staendchen. Versi Jerman dari puisi ini tergabung dalam satu rangkaian kumpulan puisi berjudul "Schwanengesang" atau Nyanyian Angsa. Versi Jermannya juga telah dimusikalisasi oleh Franz Schubert.

21.3.11

die Tage und die Geschichte (asal usul nama-nama hari dalam bahasa Jerman)

Akhirnya setelah penelusuran beberapa saat ketemu juga nih soal asal-usul nama-nama hari dalam bahasa Jerman. Awalnya saya tertarik gara-gara baca Mitologi Norse yang memang ada hubungannya dengan nama-nama hari ini. Lalu ketika disebutkan di dalam website tentang Mitologi Norse (http://www.timelessmyth.com/) yang saya baca tentang hari-hari ini, saya jadi ingin menelusuri lebih lanjut dan akhirnya ketemu juga jawabannya :D


Nama-nama hari di Jerman adalah sebagai berikut: Sonntag, Montag, Dienstag, Mittwoch, Donnerstag, Freitag, dan Samstag. Walau begitu beberapa nama hari dalam bahasa Jerman ada yang mengalami perubahan dari nama aslinya. Pada awalnya, nama-nama hari di Jerman memperoleh namanya dari nama dewa-dewi yang dipuja bangsa-bangsa Germania. Sistem penamaan ini mungkin terinspirasi dari bangsa Romawi yang juga menamakan hari-hari menggunakan nama dewa-dewi pujaan mereka. Hal ini khususnya tampak dari nama-nama dewa-dewi yang diambil oleh bangsa Germania yang merupakan padanan dari dewa-dewi Romawi yang dijadikan nama-nama hari. Namun ada sedikit perbedaan karena dalam bahasa Latin, nama dewa-dewi mereka sama dengan nama planet sehingga dalam bahasa Latin, nama-nama hari juga dapat dikatakan berasal dari nama-nama planet termasuk matahari dan bulan. Sementara dalam bahasa Jerman, nama dewa-dewi mereka tidak sama dengan nama planet-planet.


Berikut ini adalah nama-nama hari yang asli di Jerman (sebelum mengalami perubahan) beserta artinya:


1. Sonntag = Minggu
Nama Sonntag berasal dari nama dewi matahari bangsa Germania, yaitu "Sunna". Dalam Mitologi Norse, Sunna disebut juga Sol. Dalam mitologi Jerman, Sunna atau Sol juga disebut Ostara. Matahari yang identik dengan datangnya musim semi, disambut dengan suatu festival di Eisenach yang menghadirkan sosok Frau Sunna atau jelmaan dewi matahari. Sementara itu, dari nama Ostara-lah bahasa Jerman untuk Paskah berasal. Paskah dalam bahasa Jerman disebut Ostern, karena perayaan ini identik dengan musim semi dan kebangkitan/kehidupan. Matahari merupakan salah satu simbol dari kebangkitan/kehidupan ini.


2. Montag = Senin
Nama Montag berasal dari dewa bulan Moon, atau dalam mitologi Jerman dikenal dengan nama Mani. Mani adalah saudara laki-laki dari Sol atau Sunna. 


3. Dienstag = Selasa
Dienstag berarti hari untuk berkumpul (Assembly Day). Saya belum menemukan mengapa ia disebut hari untuk berkumpul, mungkin ada suatu kebiasaan dalam sejarah yang terkait dengan hari ini. Namun, Dienstag bukanlah nama asli untuk hari Selasa. Pada awalnya nama untuk hari ini adalah Ziostag. Ziostag adalah bentukan dari Tiwazdaeg, yang berasal dari nama dewa perang dan keadilan bangsa Germania yaitu Tiwaz atau yang dalam mitologi Norse dikenal sebagai Tyr. Pada bangsa Romawi, padanan untuk dewa ini adalah Mars dan hari Selasa dalam bahasa Latin adalah Dies Martis.


4. Mittwoch = Rabu
Mittwoch berasal dari dua kata yaitu Mitte (tengah) dan Woche (minggu) yang berarti tengah minggu. Mittwoch merupakan nama pengganti yang dianggap lebih mudah oleh bangsa Jerman untuk menggantikan nama asli hari ini yaitu Wodenstag. Pergantian ini terjadi pada abad ke 10 ketika hari Minggu ditetapkan dengan pasti sebagai awal periode 7 hari (minggu). Wodenstag berasal dari nama dewa tertinggi bangsa Germania yaitu Wodan atau yang dalam mitologi Norse dikenal dengan nama Odin. 


5. Donnerstag = Kamis
Donnerstag berasal dari nama dewa petir bangsa Germania yaitu Donar, atau dalam mitologi dikenal dengan nama Thor. Donar dikisahkan memiliki sebuah palu raksasa yang jika dipukulkan dapat menimbulkan kilat dan petir yang menggelegar. Donar dipadankan dengan dewa Jupiter dalam kepercayaan Romawi, sekalipun ia tidak sama dengan Jupiter yang merupakan dewa tertinggi bangsa Romawi. Donar bukanlah dewa tertinggi bangsa Germania.


6. Freitag = Jumat
Dalam bahasa Jerman kuno (Althochdeutsch) disebut Frigedag, berasal dari nama dewi Frigga, istri dari dewa Wodan. Tetapi ada pula yang beranggapan bahwa nama Freitag berasal dari nama dewi cinta, kecantikan dan kesuburan bangsa Germania dan Skandinavia yaitu Freyja. Seringkali dalam mitologi Jerman, Frigga dan Freyja dianggap sebagai sosok yang sama. Dalam legenda Jerman, keduanya disimbolkan dalam sosok Frau Holle atau Holda, roh yang dianggap memberkahi manusia dengan kesuburan dan kecantikan. Padanan dewi ini dalam kepercayaan Romawi adalah Venus.


7. Samstag = Sabtu
Samstag berasal dari kata bahasa Jerman kuno (Althochdeutsch) yaitu Sambaz tac. Dikatakan bahwa nama ini berasal dari bahasa Perancis, Samedi yang berarti hari Sabat. Hari Sabat dalam kebudayaan Yahudi merupakan hari terakhir dalam satu minggu di mana orang tidak boleh mengerjakan apa-apa selain berdoa kepada Tuhan. Namun ada pula yang mengatakan nama Sambaz tac berasal dari bahasa Latin, Dies Saturni, yaitu hari Saturnus.


Demikianlah sedikit info tentang asal-usul nama hari dalam bahasa Jerman. Maaf jika ada kekurangan dalam pembahasannya ^^ Maklum, pengetahuan linguistik penulis masih terbatas nih heheehehee...:)

10.3.11

Lohengrin

Dari balik kabut sosok putih itu
Sayap yang terbentang membawa harap
Doa sang gadis telah terjawab
Di atas putih itulah sang pahlawan

"Mein Held, mein Retter, nimm mich hin!"

Menang adalah persembahan
Cinta adalah hadiah
Janji adalah syarat
Dan mereka bersatu

"Elsa, mein Weib! Du süße, reine Braut!"

Ingin tahu membawa duka
Kar'na jika kau tanya nama
Penyelamat itu pergi
Dan sang wanita kembali sendiri

"Jetzt muß ich, ach! von dir geschieden sein.
Leb wohl, Leb wohl! Mein süßes Weib!"

By LV~Eisblume
07.03.11