6.6.13

Siapa Mampu Berlayar Tanpa Angin?


Video di atas (sumber: Youtube), adalah sebuah lagu tradisional Swedia yang sangat menyentuh hati. Menceritakan tentang perpisahan dari orang yang dicintai. Kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia kira-kira begini:

Siapa mampu berlayar tanpa angin?
Siapa mampu mengayuh tanpa dayung?
Siapa yang tak 'kan menangis,
Kala pergi tinggalkan cinta?

Aku mampu berlayar tanpa angin
Aku mampu mengayuh tanpa dayung
Tapi aku tak mampu pergi,
tinggalkan cinta tanpa menangis.

Ada hal yang menarik berkaitan dengan pengalaman gue dengan lagu ini. Jadi tahun lalu gue pernah mengobrol dengan salah seorang teman dekat gue asal Norwegia. Gue tanya dengan random tentang lagu favoritnya dan dia jawab lagu ini (judul aslinya Vem Kan Segla Förutan Vind). Waktu itu jawabannya gue abaikan aja, berhubung gue juga nggak tahu menahu soal lagu itu. Nah, hari ini gue kebetulan dengan randomnya membaca ulang rekaman percakapan gue dan teman gue ini. Awalnya cuma mau menyusun ulang kamus Norwegia mini gue yang hilang karena netbook diinstal ulang. Tiba-tiba gue nemuin percakapan kita yang ada judul ini dan gue kaget. Lho? Itu kan lagu yang awal tahun ini gue download, waktu keranjingan denger folksong Skandinavia yang bagus-bagus dan adem. Sebetulnya gue agak nggak percaya kalau dari sekian lagu yang ada di bumi, teman gue ini memilih lagu itu sebagai lagu favoritnya, secara dia berzodiak Aries yang kesannya keras dan agresif. Ternyata kalau dilihat-lihat hampir semua lagu yang dia share ke gue nadanya mellow-mellow begini. Dan pernah gue share lagu folk metal dari negaranya sendiri, eh dia malah nggak pernah dengar katanya, walaupun komentarnya lumayan positif. Lucu ya, jadi terbukti kalau jangan menilai orang dari luarnya aja hehehe...

Nah, sekarang tentang lagunya. Menurut gue sih bagus banget walaupun liriknya menye, tapi pemilihan katanya puitis, sampai gue gak bisa cari padanan terjemahannya yang benar. Lagu ini sudah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa lain seperti Norwegia, Jerman, Inggris dan Prancis. Pengennya sih buat versi Indonesianya tapi susah ya ternyata cari diksi yang pas. Versi Jermannya bagus banget, karena entah siapa yang buat, dia bisa mengepaskan pilihan katanya sampai menciptakan rima khas lirik-lirik Jerman tanpa mengurangi artinya sedikit pun. Yah, mungkin karena memang Jerman dan Swedia bahasanya serumpun :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar